PROFIL GAPOKTAN SUKA BUNGA DESA TAMBAK BAYA KECAMATAN CIBADAK KABUPATEN LEBAK
1.
Nama Gapoktan : Suka Bungah
2.
Tahun Pendirian : 2008
3.
Ketua Gapoktan : Ruhiana
4.
Alamat Gapoktan
- Desa
: Tambakbaya
- Kecamatan : Cibadak
- Kabupaten : Lebak
- Provinsi
: Banten
Gapoktan Suka bungah di bentuk
pada Tahun 2008 terdiri dari 8 Kelompok Tani dewasa yang bergerak dibidang
tanaman pangan, awal mula dibentuknya gapoktan ini dikarenakan adanya keinginan
untuk dapat berusaha tani secara optimal. Sebelum dibentuknya Gapoktan suka
bungah, di desa Tambakbaya telah terbentuk tiga kelompok tani, yaitu Kelompok
Tani Suka Bungah, Kelompok Tani Sri Mulya dan Kelompok Tani Sejahtera. Kendala
utama yang dihadapi kelompok tani ini adalah masalah permodalan, sehngga
kegiatan usaha tani hanya bergantung kepada ketersediaan modal pribadi dan
bergantung pada kondisi alam.
Pembentukan gapoktan berdampak
positif dalam perkembangan usaha tani di desa Tambakbaya dengan adanya Bantuan
PUAP pada Tahun 2008 dan LDPM pada tahun 2011. Kegiatan penangkaran benih,
SLPTT dan SLPHT dapat meningkatkan pengetahuan petani di bidang teknis melalui
pelatihan-pelatihan di tingkat desa. Selain itu dengan adanya program PUAP yang
mendukung permodalan GAPOKTAN terutama dalam memperbaiki sistem pertanian yang
awalnya merupakan sistem tadah hujan menjadi sistem pompanisasi dan dapat
meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dari IP 100 menjadi IP 200.
Adapun penghargaan yang pernah pidapatkan:
- Dari Menteri Pertanian Tahun 2011 “ Penghargaan Sebagai Ketua Gapoktan Berprestasi dalam Pembangunan dibidang pertanian “
- Dari Gubernur Banten Tahun 2011 “ Penghargaan Sebagai Ketua Gapoktan Berprestasi dalam Pembangunan dibidang pertanian “
- Dari Pusat Pengembangan Penyuluhan Pertanian tahun 2009 “ Pertemuan Pembinaan Penyuluh Pertanian Swadaya tingkat Nasional “
- Dari Menteri Pertanian Tahun 2007 “ Sebagai Petani berprestasi ”
KELOMPOK WANITA TANI (KWT) KARYA MANDIRI - DESA MUARA KECAMATAN WANASALAM, KABUPATEN LEBAK, PROVINSI BANTEN
Nama Ketua Kelompok : BEDAH
Keberhasilan Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Mandiri dalam mengelola kegiatan pengolahan di bidang perikanan mampu meningkatkan nilai tambah produk perikanan dan menjadikan Kelompok Karya Mandiri menjadi Kelompok yang aktif melakukan pengembangan usaha sehingga dapat meningkatkan pendapatan bagi pengurus dan anggotanya. KWT Karya Mandiri berlokasi di Desa Muara Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, di dirikan pada tanggal 04 Mei 2006 yang diketuai oleh Ibu Bedah. Walaupun hanya tamatan Sekolah Dasar (SD) dan belum lancar berbahasa Indonesia, namun mampu menggerakkan istri-istri nelayan untuk berkelompok dengan kegiatan pengolahan hasil tangkapan ikan sejak tahun 2006.
Desa Muara Kecamatan Wanasalam sebagian besar masyarakatnya mendiami wilayah pesisir, mereka membentuk dan memiliki kebudayaan yang khas dan ketergantungan pada pemanfaatan sumber daya laut dan pesisir, dan Sebagaian besar masyarakat desa Muara bermata pencaharian sebagai nelayan. sebagian besar hasil tangkapan mereka dijual dalam bentuk segar, banyak diantaranya yang tidak laku terjual atau bahkan dijual dengan harga yang sangat murah. Melihat kondisi tersebut, kami tergerak untuk membentuk kelompok pengolah ikan dengan tujuan meningkatkan nilai tambah produk ikan segar, meningkatkan kualitas dan daya simpan produk yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan bagi anggota kelompok.
Pada Tanggal 04 Mei 2006 berdirilah kelompok Karya Mandiri yang bergerak dalam usaha penanganan dan pengolahan ikan dengan jumlah anggota kelompok sebanyak 10 orang dengan latar belakang tingkat pendidikan SD/Sekolah Dasar sebanyak 9 orang dan SLTP sebanyak 1 orang. Walaupun dengan latar belakang pendidikan yang rendah kami mempunyai semangat dan cita-cita yang tertuang dalam Visi dan Misi Kelompok sebagai berikut :
Tempat tanggal lahir : Lebak,11 Desember 1976
Pendidikan : SD
Agama : Islam
Alamat : Kp.Binuangeun Desa Muara
Kecamatan Wanasalam
Kabupaten Lebak
Desa Muara Kecamatan Wanasalam sebagian besar masyarakatnya mendiami wilayah pesisir, mereka membentuk dan memiliki kebudayaan yang khas dan ketergantungan pada pemanfaatan sumber daya laut dan pesisir, dan Sebagaian besar masyarakat desa Muara bermata pencaharian sebagai nelayan. sebagian besar hasil tangkapan mereka dijual dalam bentuk segar, banyak diantaranya yang tidak laku terjual atau bahkan dijual dengan harga yang sangat murah. Melihat kondisi tersebut, kami tergerak untuk membentuk kelompok pengolah ikan dengan tujuan meningkatkan nilai tambah produk ikan segar, meningkatkan kualitas dan daya simpan produk yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan bagi anggota kelompok.
Pada Tanggal 04 Mei 2006 berdirilah kelompok Karya Mandiri yang bergerak dalam usaha penanganan dan pengolahan ikan dengan jumlah anggota kelompok sebanyak 10 orang dengan latar belakang tingkat pendidikan SD/Sekolah Dasar sebanyak 9 orang dan SLTP sebanyak 1 orang. Walaupun dengan latar belakang pendidikan yang rendah kami mempunyai semangat dan cita-cita yang tertuang dalam Visi dan Misi Kelompok sebagai berikut :
- Visi Kelompok Karya Mandiri adalah menjadikan kelompok pengolah yang berdaya, berdikari, dan bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan hidup anggota beserta keluarganya dan masyarakat sekitarnya
- Misi Kelompok Karya Mandiri adalah menjadikan kelompok pengolah dan pemasar yang terbuka dengan perkembangan informasi pembangunan perikanan, industrialisasi serta mengadopsi/mengembangkan inovasi teknologi.
- Juara II Lomba Usaha Kecil Menengah Pengolahan Tingkat Provinsi Banten Tahun 2009.
- Penerima Penghargaan Adhi karya Pangan Nusantara (APN) tahun 2014 kategori Pelaku Pembangunan Ketahanan Pangan.
Langganan:
Komentar (Atom)

